Biografi Lengkap Iwan Fals
Iwan Fals yang bernama Virgiawan
Listanto (Lahir pada tanggal 3 September 1961 , Jakarta) adalah seorang
penyanyi beraliran balada dan country yang menjadi legenda hidup di Indoesia.
Iwan lahir dari Lies (ibu) dan mempunyai ayah Haryoso almarhum (kolonel
Anumerta). Masa kecil Iwan Fals dihabiskan di Bandung, kemudian ikut saudaranya
di Jeddah, Arab Saudi selama 8 bulan. Bakat musiknya makin terasah ketika ia
berusia 13 tahun, di mana Iwan banyak menghabiskan waktunya dengan mengamen di
Bandung. Bermain gitar dilakukannya sejak masih muda bahkan ia mengamen untuk
melatih kemampuannya bergitar dan mencipta lagu. Ketika di SMP, Iwan menjadi
gitaris dalam paduan suara sekolah.
Selanjutnya, datang ajakan untuk
mengadu nasib di Jakarta dari seorang produser. Ia lalu menjual sepeda motornya
untuk biaya membuat master. Iwan rekaman album pertama bersama rekan-rekannya,
Toto Gunarto, Helmi, Bambang Bule yang tergabung dalam Amburadul, namun album
tersebut gagal di pasaran dan Iwan kembali menjalani profesi sebagai pengamen.
Album ini sekarang menjadi buruan para kolektor serta fans fanatik Iwan Fals.
Setelah dapat juara di festival
musik country, Iwan ikut festival lagu humor. Arwah Setiawan (almarhum),
lagu-lagu humor milik Iwan sempat direkam bersama Pepeng, Krisna, Nana Krip dan
diproduksi oleh ABC Records, tapi juga gagal dan hanya dikonsumsi oleh kalangan
tertentu saja. Sampai akhirnya, perjalanan Iwan bekerja sama dengan Musica
Studio. Sebelum ke Musica, Iwan sudah rekaman sekitar 4-5 album. Di Musica,
barulah lagu-lagu Iwan digarap lebih serius. Album Sarjana Muda, misalnya,
musiknya ditangani oleh Willy Soemantri.
Iwan tetap menjalani profesinya
sebagai pengamen. Ia mengamen dengan mendatangi rumah ke rumah, kadang di Pasar
Kaget atau Blok M. Album Sarjana Muda ternyata banyak diminati dan Iwan mulai
mendapatkan berbagai tawaran untuk bernyanyi. Ia kemudian sempat masuk televisi
setelah tahun 1987. Saat acara Manasuka Siaran Niaga disiarkan di TVRI, lagu
Oemar Bakri sempat ditayangkan di TVRI. Ketika anak kedua Iwan, Cikal lahir
tahun 1985, kegiatan mengamen langsung dihentikan.
Selama Orde Baru, banyak jadwal
acara konser Iwan yang dilarang dan dibatalkan oleh aparat pemerintah, karena
lirik-lirik lagunya dianggap dapat memancing kerusuhan. Pada awal kariernya,
Iwan Fals banyak membuat lagu yang bertema kritikan pada pemerintah. Beberapa
lagu itu bahkan bisa dikategorikan terlalu keras pada masanya, sehingga
perusahaan rekaman yang memayungi Iwan Fals enggan atau lebih tepatnya tidak
berani memasukkan lagu-lagu tersebut dalam album untuk dijual bebas. Belakangan
Iwan Fals juga mengakui kalau pada saat itu dia sendiri juga tidak tertarik
untuk memasukkan lagu-lagu ini ke dalam album.
Rekaman lagu-lagu yang tidak
dipasarkan tersebut kemudian sempat diputar di sebuah stasiun radio yang
sekarang sudah tidak mengudara lagi. Iwan Fals juga pernah menyanyikan
lagu-lagu tersebut dalam beberapa konser musik, yang mengakibatkan dia berulang
kali harus berurusan dengan pihak keamanan dengan alasan lirik lagu yang
dinyanyikan dapat mengganggu stabilitas negara. Beberapa konser musiknya pada
tahun 80-an juga sempat disabotase dengan cara memadamkan aliran listrik dan
pernah juga dibubarkan secara paksa hanya karena Iwan Fals membawakan lirik
lagu yang menyindir penguasa saat itu.
Pada bulan April tahun 1984 Iwan
Fals harus berurusan dengan aparat keamanan dan sempat ditahan dan diinterogasi
selama 2 minggu gara-gara menyanyikan lirik lagu Demokrasi Nasi dan Pola
Sederhana juga Mbak Tini pada sebuah konser di Pekanbaru. Sejak kejadian itu,
Iwan Fals dan keluarganya sering mendapatkan teror. Hanya segelintir fans
fanatik Iwan Fals yang masih menyimpan rekaman lagu-lagu ini, dan sekarang
menjadi koleksi yang sangat berharga.
Saat bergabung dengan kelompok SWAMI
dan merilis album bertajuk SWAMI pada 1989, nama Iwan semakin meroket dengan
mencetak hits Bento dan Bongkar yang sangat fenomenal. Perjalanan karier Iwan Fals
terus menanjak ketika dia bergabung dengan Kantata Takwa pada 1990 yang
didukung penuh oleh pengusaha Setiawan Djodi. Konser-konser Kantata Takwa saat
itu sampai sekarang dianggap sebagai konser musik yang terbesar dan termegah
sepanjang sejarah musik Indonesia.
Setelah kontrak dengan SWAMI yang
menghasilkan dua album (SWAMI dan SWAMI II) berakhir, dan di sela Kantata (yang
menghasilkan Kantata Takwa dan Kantata Samsara), Iwan Fals masih meluncurkan
album-album solo maupun bersama kelompok seperti album Dalbo yang dikerjakan
bersama sebagian mantan personil SWAMI.
Sejak meluncurnya album Suara Hati
pada 2002, Iwan Fals telah memiliki kelompok musisi pengiring yang tetap dan
selalu menyertai dalam setiap pengerjaan album maupun konser. Menariknya, dalam
seluruh alat musik yang digunakan baik oleh Iwan fals maupun bandnya pada
setiap penampilan di depan publik tidak pernah terlihat merek maupun logo.
Seluruh identitas tersebut selalu ditutupi atau dihilangkan. Pada panggung yang
menjadi dunianya, Iwan Fals tidak pernah mengizinkan ada logo atau tulisan
sponsor terpampang untuk menjaga idealismenya yang tidak mau dianggap menjadi
wakil dari produk tertentu.
Pendidikan Iwan Fals
- SMPN 5 Bandung
- SMAK BPK Bandung
- STP (Sekolah Tinggi Publisistik, sekarang IISIP)
- Institut Kesenian Jakarta (IKJ)
Keluarga Iwan Fals
Iwan menikahi Rosana (Mbak Yos) dan mempunyai anak Galang Rambu Anarki (almarhum), Annisa Cikal Rambu Bassae, dan Raya Rambu Rabbani.
Iwan menikahi Rosana (Mbak Yos) dan mempunyai anak Galang Rambu Anarki (almarhum), Annisa Cikal Rambu Bassae, dan Raya Rambu Rabbani.
Galang mengikuti jejak ayahnya terjun
di bidang musik. Walaupun demikian, musik yang ia bawakan berbeda dengan yang
telah menjadi trademark ayahnya. Galang kemudian menjadi gitaris kelompok Bunga
dan sempat merilis satu album perdana menjelang kematiannya.
Nama Galang juga dijadikan salah satu
lagu Iwan, berjudul Galang Rambu Anarki pada album Opini, yang bercerita
tentang kegelisahan orang tua menghadapi kenaikan harga-harga barang sebagai
imbas dari kenaikan harga BBM pada awal tahun 1982 yaitu pada hari kelahiran
Galang (1 Januari 1982).
Nama Cikal sebagai putri kedua juga
diabadikan sebagai judul album dan judul lagu Iwan Fals yang terbit tahun 1991.
Sebelumnya Cikal juga pernah dibuatkan lagu dengan judul Anisa pada tahun 1986.
Rencananya lagu ini dimasukkan dalam album Aku Sayang Kamu, namun dibatalkan.
Lirik lagu ini cukup kritis sehingga perusahaan rekaman batal menyertakannya.
Pada cover album Aku Sayang Kamu terutama cetakan awal, pada bagian penata
musik masih tertulis kata Anissa.
Galang Rambu Anarki meninggal pada
bulan April 1997 secara mendadak yang membuat aktivitas bermusik Iwan Fals
sempat vakum selama beberapa tahun. Galang dimakamkan di pekarangan rumah Iwan
Fals di desa Leuwinanggung, Cimanggis, Depok Jawa Barat. Sepeninggal Galang,
Iwan sering menyibukkan diri dengan melukis dan berlatih bela diri.
Pada tahun 2002 Iwan mulai aktif
lagi membuat album setelah sekian lama menyendiri dengan munculnya album Suara
Hati yang didalamnya terdapat lagu Hadapi Saja yang bercerita tentang kematian
Galang Rambu Anarki. Pada lagu ini istri Iwan Fals (Yos) juga ikut
menyumbangkan suaranya.
Sejak meninggalnya Galang Rambu
Anarki, warna dan gaya bermusik Iwan Fals terasa berbeda. Dia tidak segarang
dan seliar dahulu. Lirik-lirik lagunya terkesan lebih dewasa dan puitis. Iwan
Fals juga sempat membawakan lagu-lagu bertema cinta baik karangannya sendiri
maupun dari orang lain.
Pada tanggal 22 Januari 2003, Iwan
Fals dianugrahi seorang anak lelaki yang diberi nama Raya Rambu Rabbani.
Kelahiran putra ketiganya ini seakan menjadi pengganti almarhum Galang Rambu
Anarki dan banyak memberi inspirasi dalam dunia musik seorang Iwan Fals.
Di luar musik dan lirik, penampilan
Iwan Fals juga berubah total. Saat putra pertamanya meninggal dunia Iwan Fals
mencukur habis rambut panjangnya hingga gundul. Sekarang dia berpenampilan
lebih bersahaja, rambut berpotongan rapi disisir juga kumis dan jenggot yang
dihilangkan. Dari sisi pakaian, dia lebih sering menggunakan kemeja yang
dimasukkan pada setiap kesempatan tampil di depan publik, sangat jauh berbeda
dengan penampilannya dahulu yang lebih sering memakai kaus oblong bahkan
bertelanjang dada dengan rambut panjang tidak teratur dan kumis tebal.
Peranan istrinya juga menjadi
penting sejak putra pertamanya tiada. Rosana menjadi manajer pribadi Iwan Fals
yang mengatur segala jadwal kegiatan dan kontrak. Dengan adanya Iwan Fals
Manajemen (IFM), Fals lebih profesional dalam berkarier.
KETIKA Galang lahir pada 1 Januari
1982 si bapak, yang perasaannya campur-aduk karena pertama kali merasakan diri
jadi ayah-merasa harus bertanggung jawab, merasa mencintai, heran, bahagia,
bangga punya keturunan dan sebagainya-menciptakan lagu berjudul Galang Rambu
Anarki. Lagunya cukup terkenal dan masuk album Opini (1982).
Galang tumbuh jadi anak cerdas. Endi
Aras sering main tembak-tembakan dengan Galang. Muhamad Ma’mun punya karakter
rekaan yang sering diceritakannya pada Galang. Namanya “Gringgrong”-seorang
jagoan “kayak Tarzan” yang bisa mengalahkan harimau, naik kuda, dan mengalahkan
musuh. Tiap kali Ma’mun datang menginap, cerita Gringgong ditagih Galang. Di
Condet hanya ada dua kamar, “Kalau saya nginep, Galang tidur sama bapaknya,”
kata Ma’mun.
Ketika beranjak remaja, Ma’mun
melihat Galang badannya bagus, berbentuk. Galang bukan tipe anak hura-hura.
Kalau minta uang paling buat bayar taksi pergi ke sekolah. “Untuk beli-beli dia
nggak punya uang,” kata Iwan. Galang juga besar tekadnya. Suatu saat Galang,
yang belum bisa menyetir mobil dan tak punya surat izin mengemudi, ingin bisa
mengendarai mobil. Solusinya? Galang mengendarai mobil sekaligus dari Jakarta
ke Pulau Bali!
Tapi kekerasan Galang suatu hari
membuat Iwan angkat tangan. Dia datang ke Ma’mun, “Mas gimana nih, Galang nggak
mau sekolah lagi?” “Terus maunya apa?” “Embuh, main musik atau buka bengkel.”
Galang memutuskan keluar dari SMP
Pembangunan Jaya di Bintaro, yang terletak dekat rumah dan termasuk salah satu
sekolah mahal di Jakarta. Iwan sering pindah rumah dan waktu itu tinggal di
Bintaro. Hingga akhirnya di Leuwinanggung, ia sudah pindah rumah 12 kali. Usia
Galang 14 tahun dan sedang memproduksi rekamannya yang pertama bersama kelompok
Bunga. Iwan tak bisa berbuat banyak dan membiarkan Galang putus sekolah.
Galang pernah juga kabur
meninggalkan rumah. Dalam pelarian, menurut Iwan, Galang melihat poster dan
foto papanya di mana-mana. “Dia merasa diawasi,” kata Iwan. Galang merasa tak
bisa lari dan kembali ke rumah. Suatu saat Iwan curiga. Iwan bertanya, “Lang,
lu pakai ya?” “Mau apa tahu, Pa?” kata Galang, ditirukan Iwan.
Iwan menganggap dirinya sudah
insyaf. Kok Galang yang memakai? Iwan merasa Galang meniru papanya. Mula-mula
rokok lalu obat. Endi Aras mengatakan Iwan agak teledor kalau menyimpan ganja
atau merokok.
Galang menerangkan dia hanya
mencoba. Rasanya pusing serta teler. “Ya udah, kalau sudah tahu ya udah,” kata
Iwan. Kebetulan Galang punya pacar, seorang cewek gaul bernama Ine Febrianti,
yang juga keberatan Galang memakai obat-obatan. Inne mendorong Galang tak
memakai obat-obatan. “Dia bukan pemakai. Dia sangat cinta pada keluarganya.
Kontrol diri sangat kuat,” kata Iwan.
Kamis malam 24 April 1997 sekitar
pukul 11:00 malam Galang pulang ke rumah, setelah latihan main band. Dia makan
lalu pamit pada papanya mau tidur. Mamanya lagi tak enak badan. Iwan masih
mendengar Galang telepon-teleponan. Subuh sekitar 4:30 Kelly Bayu Saputra,
sepupu Galang yang tinggal di sana, mau mengambil sisir di kamar Galang. Kelly
memanggil Galang tapi tak bangun. Kelly mendekati Galang dan
menggoyang-goyangkan badannya. Lemas. Kelly kaget. Dia mengetuk kamar Yos. Yos
bangun dan menemukan Galang badannya dingin. “Saya turun ke bawah, panggil
Iwan,” kata Yos.
Keluarga heboh. Iwan terpukul
sekali. Pagi itu saudara-saudaranya datang. Mereka menghubungi semua kerabat
dan teman. Leo Listianto, adik Iwan, menelepon Ma’mun di Karawaci. “Saya masih
tidur, antara percaya, tidak percaya,” kata Ma’mun. Sepuluh menit kemudian,
Ma’mun ditelepon Dyah Retno Wulan, adiknya Leo, biasa dipanggil Lala, juga
memberitahu Galang meninggal. “Saya bengong,” kata Ma’mun. Dia segera menuju
Bintaro.
Fidiana menerima telepon dari Ari
Ayunir. Fidiana membangunkan Iwang Noorsaid, suaminya, “Wang, ini ada berita
duka … Galang meninggal.” Mereka agak tak percaya karena beberapa hari
sebelumnya pasangan ini bertamu ke Bintaro dan melihat Galang mondar-mandir.
Mereka mencoba telepon ke Bintaro tapi nada sibuk. Mereka menelepon Herri
Buchaeri, Endi Aras, dan beberapa rekan lain sebelum naik mobil ke Bintaro.
Endi Aras mengatakan, “Pagi-pagi aku
dapat kabar. Iwang Noorsaid yang telepon.” Endi sampai di Bintaro sekitar pukul
5:30. “Aku ikut memandikan (jasad Galang),” kata Endi. Ketika Iwan memandikan
jasad anaknya, dia berujar berkali-kali, “Galang, kamu sudah selesai, Papa yang
belum … Lang, kamu sudah selesai, Papa yang belum …..” Kalimat itu diucapkan
Iwan berkali-kali. Ma’mun dirangkul Iwan. “Jagain Mas, jagain anak-anak Mas,”
kata Iwan, seakan-akan hendak mengatakan ia sendiri kurang menjaga anaknya
dengan baik.
“Yos histeris, menangis ketika saya
peluk. ‘Aduh, anak saya sudah meninggal mendahului saya,’” kata Fidiana. Iwan
tak banyak bicara, menunduk, menangis, dan hanya bilang “terima kasih” kepada
tamu-tamu. “Kepada kita dia nggak ngomong sama sekali,” kata Fidiana.
Galang dimakamkan di mana? Ada usul
pemakaman Tanah Kusir dekat Bintaro. Iwan emosional, ingin memakamkan Galang di
rumahnya. Bagaimana aturannya? Iwan pun memutuskan menelepon kyai Abdurrahman
Wahid alias Gus Dur dari Nahdlatul Ulama. Saat itu Gus Dur belum jadi presiden
Indonesia. Iwan menganggap Gus Dur “guru mengaji” yang terbuka, tempat orang
bertanya. Gus Dur mengerti hukum Islam maupun hukum pemerintahan.
Gus Dur dalam telepon menjelaskan
dalam aturan Islam diperbolehkan memakamkan jenazah di rumah. Pemakaman
bergantung wasiat almarhum atau keinginan keluarga. Tapi di Jakarta tak bisa
memakamkan orang di rumah sendiri karena keterbatasan lahan. “Di Jakarta nggak
boleh … kalau Bogor boleh.”
Kata “Bogor” itu mengingatkan Iwan
pada Leuwinanggung. Keluarga pun memutuskan Galang dimakamkan di Leuwinanggung.
Menurut Harun Zakaria, seorang
tetangga Iwan di Leuwinanggung, yang juga menjaga kebun Iwan, dia dihubungi
Lies Suudiyah, ibunda Iwan. “Bu Lies datang ke sini. Dia bilang, ‘Cucunda
meninggal. Tolong di sini kuburannya,” kata Harun.
Jenazah disemayamkan dulu di masjid
Bintaro. Sekitar 2.000 jamaah salat Jumat di masjid itu ikut menyembahyangkan
Galang. Banyak seniman, tetangga, kenalan Iwan, dan Yos datang menyampaikan
duka. Setiawan Djody, W.S. Rendra, Ayu Ayunir, Jalu, Totok Tewel, Jockie
Suryoprayogo, juga tampak di sana. Spekulasi wartawan maupun pengunjung
memunculkan gosip bahwa dada Galang kelihatan biru. Galang digosipkan
overdosis. Ini merambat ke mana-mana karena tubuh Galang kurus ceking.
Orang sebenarnya tak tahu persis
penyebab kematian Galang karena tak ada otopsi terhadap jenazahnya. Kawan-kawan
Iwan memilih diam. Mereka merasa tak nyaman mengecek spekulasi overdosis kepada
orangtua yang berduka. Kresnowati pernah diberitahu Yos bahwa penyebab kematian
Galang penyakit asma. Fidiana mengatakan beberapa hari sebelum kematian, Yos
mengatakan Galang lagi sakit-sakitan. Iwan mengatakan pada saya, fisik Galang
“agak lemah” dan “Galang lemah di pencernaan.”
Album Iwan Fals
Album Iwan Fals
01. IWAN FALS – Canda Dalam Nada (1979)
1. Generasi Frustasi
2. Dongeng Tidur
3. Imitasi
4. Kisah Motorku
5. Joni Kesiangan
6. Pengamen(tom slepe)
7. Jaman Edan (tom slepe)
8. Pie-Pie (Pusaka Jaya)
9. Disco Cangkeling
02. IWAN FALS – Canda dalam Ronda (1979)
Track List
1. Dongeng Tidur
2. Kopral
3. Ambulance Zig Zag
4. Joni Kesiangan
03. IWAN FALS – Perjalanan (1980)
Track List
1. Perjalanan
2. Aku Berjalan
3. Pemborong Jalan
4. Mak
5. Wanita Tiruan
6. Bencana Alam
7. Alasan
8. Inspirasi
9. Gaya Travolta
10. Ibu
04. IWAN FALS – 3 Bulan (1981)
1. 3 bulan
2. Surat Dari Paman Di Desa
3. Tengkulak
4. Imitasi
5. Model Gombrang
6. Ma !
7. Pemborong jalan
8. Gaya Travolta
9. Bencana Alam
10. Kan Adakah
11. Ibu
12. Perjalanan
05. IWAN FALS – Sarjana Muda (1981)
Label: Musica Studio
Track List
1. Sarjana Muda
2. Guru Oemar Bakri
3. Bung Hatta
4. Doa Pengobral Dosa
5. Si Tua Sais Pedati
6. Ambulance Zig Zag
7. 22 Januari
8. Puing I
9. Yang Terlupakan
10. Bangunlah Putra Putri Pertiwi
06. IWAN FALS – Opini (1982)
Track List
1. Galang Rambu Anarki
2. Obat Awet Muda
3. Antara Aku Kau Dan Bekas Pacarmu
4. Isi Rimba Tak Ada Tempat Berpijak Lagi
5. Sapuku Sapumu Sapu Sapu
6. Opiniku
7. Ambisi
8. Tak Biru Lagi Lautku
9. Tarmijah Dan Problemnya
07. IWAN FALS – Sumbang (1983)
Track List
1. Sumbang
2. Kereta Tiba Pukul Berapa
3. Semoga Kau Tak Tuli Tuhan
4. Puing
5. Jendela Kelas I
6. Berikan Pijar Matahari
7. Siang Pelataran SD Sebuah Kampung
8. Asmara Tak Secengeng Yang Aku Kira
9. Celoteh Camar Tolol Dan Cemar
08. IWAN FALS – Barang Antik (1984)
Track List
1. Barang Antik
2. Kumenanti Seorang Kekasih
3. Sunatan Masal
4. Jangan Bicara
5. Asmara Dan Pancaroba
6. Tante Lisa
7. Salah Siapa
8. Nyanyianmu
9. Jalan Yang Panjang Berliku
10. Neraka Yang Asyik
09. IWAN FALS – Sugali (1984)
1. Rindu Tebal
2. Siang Seberang Istana
3. Serdadu
4. Nak
5. Berkacalah Jakarta
6. Maaf Cintaku
7. Tolong Dengar Tuhan
8. Azan Subuh Masih Ditelinga
10. IWAN FALS – KPJ (1985)
Track List
1. Kembang Pete
2. Kupaksa Untuk Melangkah
3. Senandung Istri Bromocorah
4. Kaum Urbanis
5. Krisis Pemuda
6. Serenade
7. Sumbang
8. Warijem Dan Tukiman
9. Penari Jalanan
10. Dua Menit Sepuluh Detik
11. IWAN FALS – Sore Tugu Pancoran (1985)
Track List
1. Sore Tugu Pancoran
2. Aku Antarkan
3. Ujung Aspal Pondok Gede
4. Tince Sukarti Binti Machmud
5. Yang Tersendiri
6. Angan dan Ingin
7. Berapa
8. Damai Kami Sepanjang Hari
9. Intermezo
10. Cik
12. IWAN FALS – Aku Sayang Kamu (1986)
Track List
1. Aku Sayang Kamu
2. Gali Gongli
3. Timur Tengah I
4. Jangan Tutup Dirimu
5. Selamat Tinggal Malam
6. Ya Hui Ha He Ha
7. Yayaya Oh Ya
8. Lho
9. Timur Tengah II
10. Kota
13. IWAN FALS – Ethopia (1986)
Track List
1. Ethiopia
2. Sebelum Kau Bosan
3. Tikus Tikus Kantor
4. 14-4-84
5. Willy
6. Entah
7. Kontrasmu Bisu
8. Berandal Malam Di Bangku Terminal
9. Lonteku
10. Bunga Bunga Kumbang Kumbang
14. IWAN FALS – Lancar (1987)
Track List
1. Lancar
2. Kuli Jalan
3. Kereta Tua
4. Columbia
5. Yakinlah
6. Kota
7. Sentuhan
8. Cantik Munafik
9. Nelayan
10. Nenekku Okem
15. IWAN FALS – Wakil Rakyat (1987)
1. Mata Indah Bola Pingpong
2. Surat Buat Wakil Rakyat
3. Teman Kawanku Punya Teman
4. Emak
5. Potret Panen Mimpi Wereng
6. Diet
7. Libur Kecil Kaum Kusam
8. Dimana
9. Guru Zirah
10. PHK
16. IWAN FALS – 1910 (1988)
Track List
1. Buku Ini Aku Pinjam
2. Ada Lagi Yang Mati
3. Ibu
4. Mimpi Yang Terbeli
5. Balada Orang-Orang Pedalaman
6. Nak
7. Semoga Saja Kau Benar
8. Engkau Tetap Sahabatku
9. Pesawat Tempurku
10. 1910
17. IWAN FALS - Antara Aku Kau dan Bekas Pacarmu (1988)
Track List
1. Antara Aku Kau dan Bekas Pacarmu
2. Yang Tersendiri
3. Sebelum Kau Bosan
4. Jalan Yang Panjang Berliku
5. Jangan Tutup Dirimu
6. Kemesraan
7. Nyanyianmu
8. Maaf Cintaku
9. Entah
10. Aku Antarkan
18. IWAN FALS – Mata Dewa (1989)
1. Mata Dewa
2. PHK
3. Nona
4. Air Mata Api,
5. Bakar
6. Puing
7. Berkacalah Jakarta
8. Yang Terlupakan
9. Perempuan Malam
10. Pinggiran Kota Besar
19. IWAN FALS – SWAMI (1989)
Label: Musica Studio
Track List
1. Bento
2. Bongkar
3. Badut
4. Eseks Eseks Udug Udug-Nyanyian Ujung Gang
5. Potret
6. Bunga Trotoar
7. Oh Ya
8. Condet
9. Perjalanan Waktu
10. Cinta
20. IWAN FALS – Kantata Takwa (1990)
Label: AIRO
Track List
1. Kantata Takwa
2. Kesaksian
3. Orang Orang Kalah
4. Paman Doblang
5. Balada Pengangguran
6. Nocturno
7. Gelisah
8. Rajawali
9. Air Mata
10. Sang Petualang
21. IWAN FALS – Cikal (1991)
Track List
1. Intro
2. Untuk Yani
3. Cikal
4. Pulang Kerja
5. Alam Malam
6. Ada
7. Untuk Bram
8. Cendrawasih
9. Proyek 13
10. ….
22. IWAN FALS – SWAMI II (1991)
1. Hio
2. Kuda Lumping
3. Kebaya Merah
4. Robot Bernyawa
5. Na Na Na Na
6. Nyanyian Jiwa
7. Sangkala
8. Koran
9. Rog Rog
23. IWAN FALS – Belum Ada Judul (1992)
1. Belum Ada Judul
2. Besar Dan Kecil
3. Iya Atau Tidak
4. Mereka Ada Dijalan
5. Potret
6. Di Mata Air Tidak Ada Air Mata
7. Ikrar
8. Aku Disini
9. Mencetak Sawah
10. Panggilan Dari Gunung
11. Coretan
24. IWAN FALS – Hijau (1992)
1. Lagu Satu
2. Lagu Dua
3. Lagu Tiga
4. Lagu Empat
5. Lagu Lima
6. Lagu Enam
7. Hijau
25. IWAN FALS – Dalbo (1993)
1. Hura Hura Huru Hara
2. Kwek Kwek Kwek
3. Ini Si Trendy
4. Sudrun
5. Dunia Binatang
6. Hua Ha Ha
7. Karena Kau Bunda Kami
8. Aku Bosan
9. Bidadari Senjakala
10. Dalbo
26. IWAN FALS – Anak Wayang (1994)
1. Lingkaran Aku Cinta Padamu
2. Dihatimu Aku Berlindung
3. Anak Wayang
4. Nasib Nyamuk
5. Jogja
6. Telaga Dan Bencana
27. IWAN FALS – Orang Gila (1994)
1. Orang Gila
2. Awang Awang
3. Satu Satu
4. Lagu Cinta
5. Doa Dalam Sunyi
6. Lingkaran Hening
7. Puisi Gelap
8. Menunggu Ditimbang Malah
28. IWAN FALS – Lagu Pemanjat (1996)
1. Lagu Pemanjat
2. Dalam KuasaMu
3. Kudatangkan Tubuhmu
4. Yang Mana Jalan Kesitu
5. Cair Lalu Mencair
6. Iya Memang Kamu
7. Lagu Lama Gaungnya Rata
8. Pada Batu Dalam Diam
29. IWAN FALS – Kantata Samsara (1998)
1. Samsara
2. Nyanyian Preman
3. Pangeran Brengsek
4. Anak Zaman
5. Lagu Buat Penyaksi
6. Panji-Panji Demokrasi
7. Asmaragama
8. Songsonglah
9. Langgam Lawu
10. Bunga Matahari
11. For Green And Peace
30. IWAN FALS – Best Of The Best (2000)
Track List
1. Kemesraan
2. Orang Pinggiran
3. Entah
4. Mata Indah Bola Ping Pong
5. Kumenanti Seorang Kekasih
6. Ethiopia
7. Pesawat Tempurku
8. Galang Rambu Anarki
9. Surat Buat Wakil Rakyat
10. Belum Ada Judul
11. Lancar
12. Celoteh Camar Tolol Dan Cemar
13. Antara Aku Kau Dan Bekas Pacarmu
14. Sugali
15. Tikus Tikus Kantor
16. Mimpi yang Terbeli
17. Sarjana Muda
18. Guru Umar Bakri
19. Aku Sayang Kamu
20. Sore Tugu Pancoran
31. IWAN FALS – Suara Hati (2002)
Track List
1. Kupu Kupu Hitam Putih
2. Hadapi Saja
3. Suara Hati
4. Untukmu Negeri
5. Doa
6. 15 Juli 1996
7. Belalang Tua
8. Untuk Para Pengabdi
9. Seperti Matahari
10. Dendam Damai
11. Di Ujung Abad
32. IWAN FALS – In Collaboration With (2003)
Track List
1. Aku Bukan Pilihan
2. Senandung Lirih
3. Rinduku
4. Hadapi Saja (New Version)
5. Sesuatu Yang Tertunda
6. Sudah Berlalu
7. Kupu Kupu Hitam Putih (New Version
8. Suara Hati (New Version
9. Belalang Tua (New Version
10. Ancur’
33. IWAN FALS – Manusia Setengah Dewa (2004)
Label: Musica Studios
Track List
1. Asik Nggak Asik
2. Manusia Setengah Dewa
3. 17 Juli 1996
4. Dan Orde Paling Baru
5. Buktikan
6. 16 Juli 1996
7. Ngeriku
8. Matahari Bulan Dan Bintang
9. Desa
10. Para Tentara
11. Mungkin
12. Politik Uang
34. IWAN FALS – In Love (2005)
Label: Musica Studios
1. Sesuatu Yang Tertunda
2. Selamat Tidur Sayang
3. Ijinkan Aku Menyayangimu
4. Kemesraan
5. Entah
6. Kumenanti Seorang Kekasih
7. Yang Tersendiri
8. Aku Bukan Pilihan
9. Jangan Tutup Dirimu
10. Rinduku
11. Buku Ini Aku Pinjam
12. Maaf Cintaku
13. Nyanyianmu
14. Antara Aku Kau Dan Bekas Pacarmu
15. Sebelum Kau Bosan
16. Yang Terlupakan
35. IWAN FALS – 50:50 (2007)
1. Mabuk Cinta
2. Masih Bisa Cinta
3. Yang Tercinta
4. Tak Pernah Terbayangkan
5. Apakah Aku Benar – Benar Memiliki Kamu
6. Rubah
7. KaSaCiMa
8. Pulanglah
9. Ini Bukan Mimpi
10. Ikan-Ikan
11. Negara
12. Cemburu
36. IWAN FALS – KESEIMBANGAN (2010)
2. Ya Allah Kami
3. Hutanku
4. Pohon Untuk Kehidupan
5. Tanam Siram Tanam
6. Ayolah Mulai
7. Aku Menyayangimu
8. ^O^
9. Sepak Bola
10. Kuda Coklatku
11. Jendral Tua
12. Malahayati
banyak bener lagu2nye :)
BalasHapuswuih mantep pak, sukses G+ ama Follow blog :D
BalasHapus